Kerja Sama Sister City Pemerintah Kota Surabaya dan Kitakyushu Sebagai Bagian dari Paradiplomasi

Authors

  • Faridatul Mu’arofa Fauzia

Keywords:

Kata kunci: Paradiplomasi; Surabaya; Kitakyushu, Surabaya Green City; sister city

Abstract

Tulisan ini fokus pada strategi untuk mewujudkan Surabaya Green City 2018 yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dan pemerintah kota Kitakyushu melalui kegiatan paradiplomasi dalam mengatasi permasalahan lingkungan di kota Surabaya. Paradiplomasi dalam hal ini berbentuk sister city yang berarti hubungan kerjasama jangka panjang antara dua kota dalam dua negara yang berbeda melalui berbagai aspek yang dalam hal ini kedua pemerintah fokus pada aspek lingkungan. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya untuk melakukan paradiplomasi digunakan untuk mencapai kepentingannya yaitu untuk mengatasi berbagai macam persoalan yang sedang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menemukan strategi yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dan Kitakyushu yaitu, melakukan komitmen perjanjian secara formal, mengadakan rapat kordinasi yang dilakukan yang dilakukan antar kedua kota tersebut, melakukan sosialisasi dan kegiatan yang mengajak masyarakat dalam pelestarian hutan dan pengembangan ecowisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bonita, Monalisa. 2017. Kerjasama Surabaya Kitakyushu Melalui Pengelolaan Sampah.Skripsi Universitas Airlangga, Surabaya.
Diana, Irni Aprilia. 2017. Kerjasama Sister City Surabaya-Kitakyusu dalam pengelolaan limbah. Tesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Gamaralalage, P.J.D. 2012. “Kitakyusu City’s Internasional Corporation for OrganicWaste Management in Surabaya Indonesia and Replication in Asia Cities”. University Kyoto.
Kuznetsov, Alexander S. 2015. Theory and Practice Paradiplomacy.Roudge Taylor group, Abingdon.
Laporan Status Lingkungan Hidup kota surabaya ( Arsip tanpa halaman)
Mascitelli, Bruno. 2008. “Using sister city relationship to access the Chinese “Journal of Internasional trade law and policy”. Vol 7.
Maleong, Lexi. 1994. Metode Penelitian Kualitatif. Rosda Karya, Jakarta.
Milles, & Huberman, Analisis Data Kualitatif. Unirversitas Indonesia Press, Jakarta.
Mukti, Takdir Ali. 2013. Paradiplomasi Kerjasama Luar Negeri Oleh Pemda di Indonesia. The Phinisi Press,Yogyakarta.
Murtini, Kuspiriyanto, & Kurniawati. 2018. “Mangrove Area Development Strategy Wonorejo as Ecotourism in Surabaya”.Journal of Physics: Conference Series, Vol. 953, Issue 1.
Nuralam, Inggang Perwangsa. 2018. “Peran Strategis Penerapan Konsep Sister City dalam Menciptakan Surabaya GreenCity”.Journal of Applied Bussiness Administration, Vol. 2 No.1.
Nurussholihati.2012. “Peran Pemerintah Kota Surabaya dalam Kerjasama Sister City sebelum Desentralisasi”Jurnal Universitas Airlangga Surabaya.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Afabeta, Bandung.
Setzer, Joana. 2013. Enviromental Pardiplomacy: the engagement of the brazilian state of Sao Paulo in Internasional Enviromental Relations. London.
Tavaers, Rodirgo. 2016. Paradiplomacy cities and States Global Players. Oxford University press.
“History of Kitakyusu”.Kitakyushu Museum of Natural History & Human History.dalamhttp://www.kmnh.jp/english/guide_e/his04/. (diakses pada tanggal 04 maret 2019)
Sister City International, “What is a Sister City?”.dalamhttps://sistercities.org/about-us/what-is-a-sister-city-3/.(diakses pada tanggal 3 Maret 2019)
Tempo.“Menteri LHK Tanggapi Dua Masalah Pemkot Surabaya”.Tempo.dalamhttps://nasional.tempo.co/read/1067447/menteri-lhk-tanggapi-dua-masalah-pemkot-surabaya, (diakses pada tanggal 3 Maret 2019)
Website resmi bagian Administrasi Kerjasama kota Surabaya diakses tanggal 27 mei 2019 https://kerjasama.surabaya.go.id/
Wawancara dengan Rahmasari Bagian Administrasi Kerjasama Kota Surabaya.

Published

2021-07-01